KUA-PPAS APBD 2023 Disepakati Gubernur dan DPRD NTB

- 7 September 2023, 11:59 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah didampingi Ketua dan Wakil Ketua DPRD NTB (dok: istimewa)
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah didampingi Ketua dan Wakil Ketua DPRD NTB (dok: istimewa) /

Baca Juga: Terkuak Alasan Atta Halilintar Kesal, Mama Nur Terlambat Ajak Pindah Lapak Streaming Shopee Live

Adapun rinciannya, pendapatan asli daerah (PAD) diproyeksikan menurun sebesar 0,22 persen atau Rp2,97 Miliar lebih dari rencana awal sebesar Rp2,985 Triliun lebih menjadi Rp2,982 Triliun lebih. 

 

Pendapatan transfer diestimasikan meningkat sebesar Rp164 Miliar lebih atau sebesar 5,45 persen yang semula pada APBD 2023 sebesar 2,97 Triliun lebih menjadi 3,14 Triliun lebih.

 

Lain-lain pendapatan daerah yang sah yang berasal dari pendapatan hibah juga diprediksikan menurun signifikan hingga 98,85 persen yang semula dari Rp892 Juta Rupiah menjadi hanya Rp10 Juta Rupiah. 

Baca Juga: Wagub Ingatkan Baznas NTB Terus Eksis Kelola Zakat dan Tak Terpengaruh Situasi Politik

 

Perubahan belanja daerah tahun anggaran 2023, direncanakan sebesar Rp6,17 Triliun lebih, bertambah Rp182 Miliar lebih, dari APBD 2023 yang semula sebesar Rp5,99 Triliun lebih atau meningkat sebesar 2,96 persen. Terjadi defisit sebesar Rp49,52 Miliar lebih yang ditutupi dari komponen pembiayaan. 

 

Halaman:

Editor: Ahmad Riadi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah